Cerobohan Dalam Merawat Organ Kewanitaan

Ada beberapa kesalahan yang terkadang masih melakukan banyak wanita dalam perawatan organ kewanitaannya tanpa diketahui. Apa kesalahan itu? Berikut kami informasikan 5 kesalahan dalam perawatan organ kewanitaan.

 

1. Kecerobohan dalam mengobati infeksi pada organ kewanitaan

Kurangnya perawatan di daerah kewanitaan terkadang membuat daerah masalah debit gatal dan berlebihan vagina. Tentu saja hal itu akan menyebabkan perasaan tidak nyaman, sehingga Anda pasti akan segera mengobati. Kebanyakan wanita akan segera memperlakukannya dengan krim anti-jamur untuk membeli obat di apotek. Namun, kadang-kadang kurangnya perhatian terhadap apa penyebab sebenarnya dari masalah, baik yang disebabkan oleh infeksi jamur atau infeksi menular seksual. Lebih baik tidak minum obat sebelum Anda tahu persis apa penyebabnya untuk menghindari kesalahan. Konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan dokter Anda untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

 

2. Ceroboh kurang memperhatikan siklus menstruasi

Anda perlu waspada jika siklus menstruasi Anda tidak berjalan normal. Jika siklus menstruasi Anda terjadi setiap dua minggu, setiap 2 bulan, atau perdarahan antara periode menstruasi, maka Anda harus segera berkonsultasi masalah Anda dengan dokter Anda. Pendarahan hebat bisa menjadi petunjuk bahwa dalam tumor jinak rahim tumbuh, Anda menderita anemia, suatu hormon yang dapat gejala bermasalah atau awal dari kanker ovarium.

 

3. Bedak ditaburkan pada vagina

Taburkan bedak pada vagina masih banyak kita temui pada bayi. Para ibu Alasan memberikan bubuk pada organ kewanitaan sehingga daerah tidak lembab dan segar. Meskipun ini akan memberikan efek negatif pada kesehatan perempuan di kemudian hari. Karena bubuk ditaburi sering di organ kewanitaan, efeknya tidak akan segera, tetapi membutuhkan waktu yang lama. Gunakan untuk waktu yang lama dapat meningkatkan risiko yang lebih tinggi dari kanker ovarium.

Alasan mengapa bedak tidak baik untuk daerah kewanitaan, karena bedak dapat menyebar ke saluran kelamin dan bisa menyebar ke bagian-bagian yang lebih dalam seperti tuba falopi menuju rahim bahkan bisa. Untuk mencegah hal ini, Anda harus menggunakan pakaian katun dan menghindari pakaian yang terlalu ketat.

 

4. Memakai panty liner yang berlebihan

Panty liner digunakan secara berlebihan dapat menyebabkan iritasi kulit dan infeksi. Bahan plastik dapat membuat aliran udara dapat diblokir sehingga daerah panas dan berkeringat. Sebaiknya gunakan panty liner jika perlu, dan penggunaannya harus rutin diganti setidaknya setiap 4 jam.

 

5. Lupa pentingnya latihan kegel

Seringkali kita tidak menyadari dan tidak menyadari bahwa latihan Kegel sebenarnya baik untuk organ kewanitaan kita. Selama kehamilan dan setelah melahirkan latihan ini diperlukan untuk mendapatkan otot vagina yang ketat. Jika latihan Kegel dilakukan secara teratur akan mengurangi risiko ketidakmampuan untuk mengontrol keinginan untuk buang air kecil ketika wanita pada usia menopause. Latihan kegel dapat memperkuat otot-otot vagina yang semakin kuat karena kehamilan, melahirkan atau usia tua.

5 kesalahan dalam perawatan organ kewanitaan ini bisa menjadi perhatian bagi mereka yang sering melakukannya sedikit demi sedikit dapat meninggalkan. Untuk mencegah risiko munculnya berbagai penyakit kewanitaan, jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan organ kewanitaan Anda!

Keputihan dan Kista menyebabkan Anda SUSAH HAMIL.. Bau tak Sedapnya sangat Mengganggu!
Atasi dengan CRYSTAL X.. Kirim ke seluruh INDONESIA Diskon untuk reseller dan Agen .
Garansi UANG KEMBALI 300% jika barang yang kami kirim PALSU! Beli Sekarang! Klik di Sini!


Cerobohan Dalam Merawat Organ Kewanitaan

- - -

Untuk pemesanan silakan hubungi nomor dibawah ini : 

082254515308 (SMS/WA only)
~ Mr. Awang ~

Cerobohan Dalam Merawat Organ Kewanitaan
Share on Google Plus

About Awang Paink

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar